Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan bagian esensial dari kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia. Program ini dirancang sebagai jembatan yang menghubungkan teori dan praktik di sekolah dengan realitas ekosistem Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Melalui PKL, siswa mendapatkan kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu sekaligus beradaptasi dengan standar kerja profesional.
Pelaksanaan PKL tidak hanya berfokus pada penyelesaian syarat akademik, tetapi memiliki target pengembangan siswa secara holistik:
Agar berjalan efektif, pelaksanaan PKL pada jenjang SMK umumnya melalui tiga tahapan terstruktur yang melibatkan kolaborasi erat antara pihak sekolah dan industri mitra:
Implementasi PKL yang ideal memberikan keuntungan timbal balik bagi semua pihak yang terlibat:
Keberhasilan program Praktik Kerja Lapangan merupakan indikator utama dari kualitas lulusan SMK.
Kemitraan strategis yang berkesinambungan antara satuan pendidikan dan industri memastikan lulusan SMK tidak hanya siap secara teori, tetapi benar-benar teruji, adaptif, dan siap bersaing di pasar kerja.
Secara struktural pelaksanaan PKL ini dibawah naungan Wakil Kepala Sekolah bagian Hubungan Masyarakat dan Industri SMK Negeri 2 Sampang, H. Holis Harifi, S.T., M.Pd. sekaligus sebagai Ketua Kelompok Kerja (Pokja) PKL dalam menjalankan program kerja WK Humasdin ini.
Pada tahun 2025 ini, SMK Negeri 2 Sampang melaksanakan program Praktek Kerja Lapangan pada semester 5 bagi murid-murid kelas XII, dengan durasi / lama pelaksanaan selama 6 bulan ( Juni – Desember 2025 ). Yang diikuti oleh seluruh Kompetensi Keahlian, yang terdiri dari 5 Kompetensi Keahlian yaitu :
Dengan total peserta PKL sebanyak:
Yang tersebar dalam wilayah penempatan murid-murid PKL sebanyak 88 DUDI (Dunia Usaha Dunia Industri) atau IDUKA (Industri, Dunia Usaha dan Dunia Kerja), dengan rincian sebaran:
Sebelum murid-murid diberangkatkan ke tempat PKL, maka sekolah melalui pelaksana PKL yaitu Pokja (Kelompok Kerja) PKL mewajibkan peserta PKL untuk menjadi anggota asuransi keselamatan diri yang dilaksanakan secara kolektif dan bekerja sama dengan PT. Asuransi ARTARINDO Indonesia.
Dalam pelaksanaan PKL ini, SMK Negeri 2 Sampang bekerja sama dengan beberapa IDUKA termasuk beberapa IDUKA utama, seperti :
PKL bukan sekadar kegiatan untuk memenuhi program pembelajaran, tetapi merupakan proses pembentukan kompetensi dan karakter siswa melalui pengalaman langsung di dunia kerja. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu mengembangkan keterampilan teknis, soft skills, kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, kemampuan beradaptasi, serta etos kerja profesional.
Dengan terlaksananya PKL secara optimal dan didukung kemitraan yang kuat dengan IDUKA, SMK Negeri 2 Sampang diharapkan semakin mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, siap kerja, siap berwirausaha, dan siap melanjutkan pendidikan, serta mampu berkontribusi secara positif bagi masyarakat dan dunia kerja.
By : Hubungan Masyarakat dan Industri